Page 60 - KFR Final Tahunan 2021
P. 60
diprediksi sebelumnya. Awal Grafik III.16
bulan Maret 2020 yang Tren & Growth Realisasi Belanja Tidak Terduga
2019-2021 (miliar Rp)
mengawali terjadinya Covid-
2500 3055.02% 3500.00%
19 membuat Pemerintah 2000 3000.00%
2500.00%
melakukan sejumlah langkah 1500 1638.92% 2000.00%
1500.00%
percepatan penanganan 1000 -88.64% 1000.00%
42.39% 500.00%
500
Covid-19 dengan diantaranya 44.70% 0.00%
0 -500.00%
membebankan pengeluaran 2019 2020 2021
yang belum tersedia Pagu Real %Real %Growth
anggarannya pada belanja Sumber: Kanwil DJPb Provinsi Sumut
Tidak Terduga sesuai Permendagri Nomor 20 tahun 2020 sehingga realisasi pada
komponen Belanja Tidak terduga mencapai 1.638,92% dengan Growth sebesar
3.055,02%. Namun pada tahun 2021 sejumlah alokasi anggaran sudah dipersiapkan
untuk menampung penanganan Covid-19 sehingga tidak terjadi lonjakan realisasi yang
luar biasa.
3.2.2.2 Berdasarkan Fungsi
Grafik III.17
Tren & Growth Belanja Berdasarkan Fungsi 2019-2021 (miliar Rp)
200.00%
171.88%
10,000.00 150.00%
100.00%
-6.91% 37.40% 56.40% 39.86% 36.10%
50.00%
100.00 21.22% 30.23% 33.56%
0.00%
-25.69%
-15.77% -9.17% -12.67% -35.08% -68.28% -44.83% -43.69% -43.29%
-50.00%
1.00 -100.00%
Pelayanan Pendidikan Kesehatan Ekonomi Lingkungan Perumahan dan Ketertiban dan Perlindungan Pariwisata
Umum Hidup Fasilitas Umum Keamanan Sosial
Real. 2019 Real. 2020 Real. 2021 %Growth 2020-2021 %Growth 2019-2020
Sumber: Kanwil DJPb Provinsi Sumut
Realisasi anggaran berdasarkan fungsi/urusan pemerintah pada tahun 2020
mengalami pertumbuhan/growth negatif yang menunjukkan dampak Covid-19 yang
merata pada semua lini kegiatan masyarakat. Namun pada tahun 2021 perbaikan terjadi
hampir di seluruh fungsi belanja daerah yang ditunjukkan melalui pertumbuhan positif
pada seluruh fungsi belanja kecuali Fungsi Pelayanan umum yang memiliki growth
negative sebesar -2,13%. Pertumbuhan negatif pada fungsi Pelayanan umum dipicu
kegiatan pelayanan masyarakat yang semula dilakukan dengan tatap muka dialihkan
secara online menggunakan sarana digital sehingga mengurangi realisasi belanja fungsi
Pelayanan Umum.
41

