Page 55 - KFR Final Tahunan 2021
P. 55
negative dari sisi realisasi sebesar -0,34%. Meskipun demikian, realisasi anggaran
terhadap pagu Pendapatan Daerah naik dari 86,03% di tahun 2019 menjadi 90,89% di
tahun 2021. Hal ini dipicu pertumbuhan positif pada komponen realisasi PAD dan
Pendapatan Transfer meskipun di tengah badai pandemi Covid-19.
3.2.1.1 Pendapatan Asli Daerah
Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2021 yang
menunjukkan tingkat kemandirian daerah di Sumut berkontribusi ▪ Growth Pendapatan
sebesar 22,09% terhadap total realisasi pendapatan agregat. Angka Daerah Sumut tahun
ini menunjukkan kemampuan PAD untuk menutupi belanja daerah 2021 mengalami
masih jauh dari optimal sehingga pemerintah daerah masih memiliki pertumbuhan negatif
pekerjaan rumah yang besar untuk mendongkrak PAD guna sebesar -0,34%.
peningkatan kemandirian daerah Sumut. ▪ Realisasi PAD Sumut
berkontribusi 22,09%
. ,
= = = , %
. , terhadap total
realisasi pendapatan.
. ,
= = = , %
. ,
Pendapatan transfer diketahui memegang kontribusi 75,44% terhadap total
Pendapatan Sumut yang menunjukkan bahwa hampir seluruh Pemda di Sumut memiliki
tingkat ketergantungan yang tinggi terhadap transfer dana pusat untuk menutupi belanja
daerah.
Grafik III.9
PAD tahun 2019-2021 (miliar Rp)
16,000.00 81.08% 89.90% 100.00%
14,000.00 81.15%
80.00%
12,000.00
10,000.00 60.00%
8,000.00
6,000.00 20.53% 20.33% 22.09% 40.00%
4,000.00 20.00%
2,000.00
- 0.00%
2019 2020 2021
pagu real. %real. %proporsi thp Agregat Pendapatan
sumber: Kanwil DJPb Provinsi Sumut
Kontribusi PAD terhadap agregat pendapatan dalam 3 (tiga) tahun terakhir juga
tidak signifikan dan berada pada kisaran 20%-23% setiap tahunnya. Jika melihat dari
sisi persentase realisasi, realisasi PAD tahun 2021 cukup membanggakan dibandingkan
dua tahun sebelumnya. Bahkan realisasi pada masa pandemi di Sumut sedikit lebih baik
dibandingkan sebelum masa pandemi. Hal ini memberikan harapan dan motivasi baru
36

