Page 58 - KFR Final Tahunan 2021
P. 58
tahun 2021 dengan kenaikan realisasi 7,2% dibanding tahun sebelumnya. Jika melihat
growth realisasi dari komponen pembentuk Belanja Transfer dalam tiga tahun terakhir,
didapati bahwa komponen DBH mengalami growth signifikan mencapai 104,93%, jauh
di atas growth tahun 2019 yang hanya sebesar 0,85%.
Pertumbuhan ini sejalan dengan perencanaan pemerintah pada RKPD 2021
yaitu guna meningkatkan koordinasi penerimaan DBH pajak perkebunan sebagai
sumber pendapatan daerah yang baru. Sementara DID sempat mengalami growth
mencapai 367,35% di tahun 2020 namun tumbuh sebesar -30,06% di tahun 2021
disebabkan refocussing dan realokasi anggaran guna penanganan Covid-19. Untuk
DAK Fisik di Sumut mengalami pertumbuhan negatif mencapai -31,59% disebabkan
beberapa hal seperti terjadinya gagal kontrak/perikatan serta tidak terpenuhinya
persayaratan dokumen di setiap tahapan penyaluran DAK Fisik.
3.2.1.3 Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah
Lain-Lain Pendapatan yang Sah (LLPDyS) di Sumut berasal
▪ Growth Belanja Daerah
dari Pendapatan Transfer Antar Daerah, Pendapatan Hibah, dan Lain-
Sumut tahun 2021
lain Pendapatan sesuai dengan ketentuan Perundang-undangan.
mengalami
LLPDyS memberikan kontribusi 4,47% terhadap total pendapatan di
pertumbuhan negatif
Sumut dengan komponen penyusun terbesar berasal dari Pendapatan
sebesar -6,97%.
Transfer Antar Daerah sebesar 59,76%, Pendapatan Hibah sebesar
▪ Growth tertinggi dari
39,79%, dan Lain-lain Pendapatan sesuai dengan ketentuan
komponen penyusun
Perundang-undangan 0,45%. Belanja Daerah dimiliki
3.2.2 Belanja Daerah oleh Belanja Subsidi
Belanja daerah Sumut tahun 2021 terealisasi mencapai mencapai 280,95%
82,18% dan tumbuh negatif -6,97% (YoY). Pertumbuhan negatif dipicu penurunan
realisasi pada beberapa jenis belanja seperti Belanja Modal, Belanja Tidak Terduga, dan
Belanja Transfer.
3.2.2.1 Berdasarkan Jenis Belanja
3.2.2.1.1 Belanja Operasi
Tren realisasi komponen belanja operasi yang mengalami kenaikan/penurunan
yang signifikan terjadi pada Belanja Bunga, Belanja Subsidi dan Belanja Bansos.
Growth Belanja Bunga tahun 2021 yang sebesar -87,74% dipicu kenaikan signifikan
komponen Belanja Bunga pada tahun 2020 akibat peningkatan pembayaran bunga
utang yang sejalan dengan penerbitan utang untuk menutup peningkatan defisit dan
peningkatan pengeluaran pembiayaan di awal terjadinya pandemi. Sementara untuk
39

