Page 69 - KFR Final Tahunan 2021
P. 69
BAB IV
KEUNGGULAN DAN POTENSI EKONOMI SERTA
TANTANGAN FISKAL REGIONAL
4.1. Pendahuluan
Kondisi perekomian Sumatera Utara pada tahun 2021 mengalami perbaikan ekonomi
dibanding tahun 2020. Setelah mengalami kontraksi hingga -2,94% pada tahun 2020,
ekonomi kembali tumbuh 3,81% (y-on-y) pada tahun ini.
Perbaikan ini tentunya tidak lepas dari usaha pembangunan daerah dalam
menggerakkan perekonomian dengan mengelola sumberdaya yang ada dalam bentuk
pengeluaran pemerintah untuk mengembangkan potensi-potensi yang ada serta menjaga
stabilitas ekonomi secara berkesinambungan dengan mendayagunakan seluruh potensi
yang ada di daerah.
Perbaikan ekonomi suatu daerah akan berjalan jika daerah mampu memberdayakan
sektor unggulan dan potensial daerah untuk menentukan skala prioritas dalam Kombinasi Analisis
pembangunan yang dibiayai dari fiskal/belanja negara. Tentunya sumberdaya pemerintah Location Quotion,
Shift Share,
untuk perbaikan ekonomi melalui pembangunan berupa dana, waktu, kapital, tenaga kerja, Tipologi Klassen,
dan sumber daya alam lainnya sangat terbatas. Oleh karenanya, perlu ditentukan beberapa dan Input Output
digunakan untuk
sektor unggulan untuk menjadi prioritas dalam pembangunan. Salah satu alat analisis dalam mengetahui sektor
penentuan sektor unggulan dan potensial adalah dengan melakukan analisis Tipologi unggulan di Sumut
Klassen (pendekatan wilayah dan sektoral) dan analisis Input-Output.
4.1.1 Analisis Tipologi Klassen
Tipologi Klassen digunakan untuk melihat klasifikasi wilayah berdasarkan laju
pertumbuhan ekonomi dan PDRB Perkapita Provinsi Sumut. Tipologi Klassen pendekatan
regional dilakukan untuk menentukan kebijakan yang akan diambil dalam pengembangan
wilayah serta perekonomian suatu wilayah. Sedangkan Tipologi Klassen pendekatan
sektoral digunakan untuk memperoleh klasifikasi kondisi pertumbuhan sektor ekonomi dan
posisi sektor unggulan wilayah dengan memperhatikan sektor keunggulan komparatif
(Location Quotient) dan keunggulan kompetitif (differential shift pada shift share). Differential
shift atau komponen pertumbuhan pangsa wilayah digunakan untuk melihat kompetisi
perubahan pertumbuhan dari suatu kegiatan ekonomi wilayah, sedangkan nilai LQ untuk
49

