Page 43 - KFR Final Tahunan 2021
P. 43

BAB III
                                             ANALISIS FISKAL REGIONAL


                  3.1.  Pelaksanaan APBN Tingkat Provinsi
                        APBN  merupakan  alat  pemerintah  dalam  mengimplemtasikan  kebijakan  fiskal.

                  Pada tahun 2021 APBN diutamakan untuk pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi
                  covid 19. Menteri Keuangan menyatakan bahwa APBN telah bekerja luar biasa untuk
                  memulihkan  kondisi  ekonomi  nasional.  Ditengah  perjuangan  untuk  memulihkan

                  perekonomian  akibat  Pandemi  Covid-19,  belanja  pemerintah  memberikan  kontribusi
                  sangat baik dalam membantu pemulihan ekonomi ditengah lesunya belanja masyarakat.

                  Munculnya varian baru Covid-19 seperti Varian Omicron juga menjadi tantangan dalam
                  penerimaan dan belanja negara serta pelaksanaan program-program yang mendukung
                  perekonomian di Sumut.

                                                        Tabel III.1
                     Pagu Dan Realisasi Apbn Provinsi Sumatera Utara TA. 2019 s.d 2021 (miliar Rupiah)
                                      2019                   2020                    2021            %      %
                                                                                                   Growth   Growth
               URAIAN                                                                               Pagu   Realisasi
                             PAGU   REALISASI   %Real   PAGU   REALISASI   %Real   PAGU   REALISASI   %Real   2020-  2020-
                                                                                                    2021   2021
          A. Pendapatan dan Hibah   28.081,28   21.670,85   77,17%   23.251,58   23.421,17  100,73%   28.588,46   31.100,60  108,79%   22,95%   32,79%
           Penerimaan Perpajakan   26.835,10   19.758,76   73,63%   21.717,88   21.652,78   99,70%   26.987,84   29.038,68  107,60%   24,27%   34,11%
           Penerimaan Negara   1.246,18   1.912,09  153,44%   1.533,70   1.768,39  115,30%
           Bukan Pajak                                                       1.600,62   2.061,91  128,82%   4,36%   16,60%
           Hibah
          B. Belanja Negara   67.485,72   64.922,87   96,20%   62.549,76   60.600,08   96,88%   61.095,54   61.491,65  100,65%   -2,32%   1,47%
           I. Belanja Pemerintah   24.102,20   22.867,20   94,88%   22.450,87   20.956,45   93,34%   20.933,68   20.339,15   97,16%   -6,76%   -2,95%
           Pusat
              Belanja Pegawai   9.086,68   8.913,02   98,09%   9.281,46   9.048,43   97,49%   8.835,49   8.913,48  100,88%   -4,80%   -1,49%
              Belanja Barang   8.984,39   8.353,47   92,98%   8.328,28   7.485,27   89,88%   7.299,54   6.873,09   94,16%  -12,35%   -8,18%
              Belanja Modal   6.002,01   5.572,01   92,84%   4.810,65   4.392,38   91,31%   4.759,99   4.514,16   94,84%   -1,05%   2,77%
              Bantuan Sosial    29,11   28,70   98,60%   30,48   30,38   99,67%   38,66   38,41   99,35%   26,86%   26,45%
           II. Transfer Ke Daerah   43.383,52   42.055,66   96,94%   40.098,89   39.643,63   98,86%   40.161,86   41.152,50  102,47%   0,16%   3,81%
              dan Dana Desa
           Dana Transfer Umum   27.140,63   26.757,49   98,59%   24.706,25   24.505,24   99,19%   24.264,66   25.900,05  106,74%   -1,79%   5,69%
           (DTU)
              Dana Alokasi   25.258,00   25.203,11   99,78%   23.134,20   22.937,58   99,15%   22.687,43   22.687,43  100,00%   -1,93%   -1,09%
              Umum
              Dana Bagi Hasil   1.882,63   1.554,39   82,56%   1.572,06   1.567,66   99,72%   1.577,23   3.212,63  203,69%   0,33%  104,93%
           Dana Transfer Khusus   11.654,21   10.775,49   92,46%   10.258,55   10.012,27   97,60%   10.925,36   10.304,46   94,32%   6,50%   2,92%
           (DTK)
              Dana Alokasi    3.613,22   3.327,69   92,10%   2.418,35   2.276,41   94,13%   2.975,40   2.650,51   89,08%   23,03%   16,43%
              Khusus Fisik
              Dana Alokasi    8.041,00   7.447,79   92,62%   7.840,20   7.735,85   98,67%   7.949,96   7.653,94   96,28%   1,40%   -1,06%
              Khusus Nonfisik
           Dana Otsus, DIY, DID   136,62   136,62  100,00%   638,50   638,50  100,00%   446,54   446,54  100,00%  -30,06%   -30,06%
              Dana Otsus, DIY,   136,62   136,62  100,00%   638,50   638,50  100,00%   446,54   446,54  100,00%  -30,06%   -30,06%
              DID
           Dana Desa          4.452,05   4.386,06   98,52%   4.495,59   4.487,62   99,82%   4.525,29   4.501,45   99,47%   0,66%   0,31%
              Dana Desa       4.452,05   4.386,06   98,52%   4.495,59   4.487,62   99,82%   4.525,29   4.501,45   99,47%   0,66%   0,31%
           Surplus/Defisit   (39.404,44)  (43.252,02)  109,76%  (39.298,18)  (37.178,91)   94,61%  (32.507,08)  (30.391,05)   93,49%  -17,28%   -18,26%
               Sumber: Aplikasi OMSPAN, Monev PA, Simtrada & Kanwil DJP/DJBC (diolah)

                  3.1.1 Pendapatan Negara

                         Pada tahun 2021 pertumbuhan pada sisi pagu Pendapatan sebesar 32,79% atau
                  sebesar Rp5.336,88 miliar. Sejalan dengan pagu tersebut, sisi realisasi pendapatan juga






                                                                                                      24
   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48