Page 45 - KFR Final Tahunan 2021
P. 45
3.1.1.2 Penerimaan Negara Bukan Pajak
Penerimaan Negara Bukan Pajak untuk wilayah Provinsi Sumatera Utara
mengalami kontraksi pada sisi target sebesar 3,05% dibandingkan dengan tahun
sebelumnya, namun pada sisi Penerimaannya meningkat sebesar 28,44% atau sebesar
Rp293,52 miliar, dari yang sebelumnya sebesar Rp1.486,98 miliar pada tahun 2020
menjadi sebesar Rp2.061,91 miliar pada tahun 2021. Pertumbuhan positif pendapatan
BLU utamanya berasal dari pendapatan jasa Pendidikan sebesar Rp289,34 miliar dan
Kesehatan sebesar Rp672,19 miliar
3.1.2 Belanja Negara Grafik III.1 Komposisi Belanja Negara
42,055.66 41,152.50
Belanja Negara di Sumut terdiri 39,643.63
dari Belanja Pemerintah Pusat dan 22,867.20 20,956.45 20,339.15
Trasfer Ke Daerah dan Dana Desa. Jika
melihat grafik III.1 disamping, pada tahun
2019 2020 2021
2021 nilai pagu meningkat sebesar 1,47% BPP TKDD
dibandingkan tahun sebelumnya. Sumber : Aplikasi OMSPAN (diolah)
sedangkan pada sisi realisasi belanja di Sumut tahun 2021 mencapai 100,65% atau
sebesar Rp61.491,65 miliar dari pagu sebesar Rp.61.095,54 miliar. Pada sub bab ini
akan membahas lebih rinci mengenai Belanja Pemerintah Pusat terlebih dahulu.
3.1.2.1 Belanja Pemerintah Pusat (BPP)
Alokasi belanja pemerintah pusat selain TKDD di Sumut pada tahun 2021 adalah
sebesar Rp20.933,68 miliar dengan realisasi Belanja mencapai 97,16% atau sebesar
Rp20.339,15 miliar. Sejak tahun 2019, nilai pagu BPP mengalami kontraksi yang cukup
dalam, yakni mencapai 13,15% atau sebesar Rp3.168,51 miliar sampai dengan tahun
2021, sedangkan pada sisi realisasinya juga mengalami kontraksi sebesar
Belanja Bantuan
11,06% atau sebesar Rp2.528,05 miliar. Sosial terus tumbuh
sejak tahun 2019,
3.1.2.2 Berdasarkan Jenis Belanja pagu tumbuh
32,83%, realisasi
Jika melihat pada Tabel III.1 diatas, dapat diketahui bahwa hanya tumbuh 33,84%
terdapat 4 (empat) jenis belanja Sumut, yakni Belanja Pegawai, Belanja
Barang, Belanja Modal dan Belanja Bantuan Sosial. Jika melihat tren
belanjanya, dari tahun 2019, Belanja Pegawai mendominasi baik dari pagu maupun
realisasinya. Jika melihat pertumbuhan pagu dan realisasi pada tahun 2021, belanja
pegawai, belanja barang dan belanja modal mengalami penurunan jika dibandingkan
tahun 2020, dan penurunan tertinggi terjadi pada belanja barang, yakni pada penurunan
26

