Page 79 - KFR Final Tahunan 2021
P. 79
Melakukan pengembangan sektor industri pengolahan diberbagai subsektor prioritas yang
memberikan rangsangan terhadap sektor-sektor hilir untuk berkembang, seperti (1) Industri
makanan & minuman, (2) Industri Logam Dasar, (3) Industri Barang dari Logam, Komputer,
Barang Elektronik, Optik dan Peralatan Listrik, (4) Industri Karet, Barang dari Karet dan
Plastik , (5) Industri Mesin & Perlengkapan YTDL dan (6) Industri Alat Angkutan.
Strategi ketiga (W-O) adalah mengoptimalkan belanja pemerintah pusat baik dari K/L
maupun dana transfer dari pemerintah daerah untuk mengembangkan sektor industri
terutama pengolahan produk hingga barang jadi. Sehingga meningkatkan nilai tambah atas
produk industri tersebut. Selain itu, untuk meningkatkan jumlah sektor industri di Sumut
perlu peran pemerintah untuk meningkatkan manajemen efisiensi dan efektivitas birokrasi
seperti perizinan, pajak, dan lain sebagainya serta mengurangi biaya investasi yang mahal.
Hal ini dilakukan agar Sumut terlepas dari stagnasi pertumbuhan ekonomi 5% secara year
on year. Peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) industri juga penting
melalui program pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), diklat atau kursus, serta
pembangunan akademi di kawasan industri.
Strategi keempat (W-T) adalah peran pemerintah untuk memberikan dukungan
berupa program pembiayaan dengan plafon yang lebih besar, baik berupa subsidi bunga
maupun pemberian dana pinjaman. Selain itu, ditingkat daerah dapat melakukan
peningkatan pengelolaan sumber daya alam yang ada untuk peningkatan PAD-nya.
Misalnya dengan pemanfaatan dana desa untuk pemberdayaan BUMDes dari segala sektor
unggulan di daerah. Penerimaan perpajakan riil di Sumatera Utara memberikan kontribusi
terbesar terhadap pertumbuhan sektor industri pengolahan. Oleh karena itu, potensi pajak
ini masih dapat dioptimalkan penerimaannya sejalan dengan peningkatan pelayanan
pemerintah.
4.3. Sektor Potensial Daerah
Berdasarkan analisis Tipologi Klassen, sektor potensial di Sumut adalah (1) sektor
transportasi dan pergudangan, (2) Sektor pertambangan dan penggalian, (3) sektor
pengadaan listrik dan gas, (4) sektor penyediaan akomodasi dan sektor makan minum, (5)
administrasi pemerintah, dan (6) sektor jasa Pendidikan.
4.3.1. Profil Sektor Potensial Daerah Berdasarkan Lapangan Usaha
Sektor transportasi dan pergudangan Sumut memberikan kontribusi sebesar 4,19%
terhadap perekonomian Sumut tahun 2021. Sektor ini memberikan kontribusi terbesar
59

