Page 82 - KFR Final Tahunan 2021
P. 82
menunjukkan ketangguhannya meski ditengah pandemi Covid-19 yang melanda seluruh
wilayah Indonesia.
4.3.4. Dukungan Alokasi Anggaran APBN dan APBD
Dalam mendukung mobilitas penumpang dan distribusi barang lintas daerah,
Pemerintah Daerah Sumut, berdasarkan RPJMD 2019-2023 pemerintah daerah akan
meningkatkan aksesibilitas transportasi, perhubungan, sumber daya air dan telekomunikasi
dari pusat produksi komoditi unggulan menuju pusat pemasaran. Selain itu, pemerintah
daerah akan menjalin kerjasama dengan badan usaha dalam penyediaan infrastruktur
ekonomi seperti angkutan/transportasi. Gambar IV.2 Komposisi anggaran APBN
untuk sektor transportasi
Peningkatan infrastruktur dalam rangka
mendukung aksesibilitas transportasi tidak hanya
berdampak terhadap sektor transportasi dan
pergudangan saja, namun juga memberikan efek
domino kepada sektor lain seperti sektor wisata
karena kemudahan jangkauan, pengembangan
sektor perumahan dan pemukiman, dan juga
Sumber: MEBE, 2021 (diolah)
sektor perdagangan besar dan eceran.
Dalam rangka peningkatan fasilitas dan mobilisasi angkutan laut, pemerintah pusat
telah menyalurkan sebesar Rp1,4 triliun yang terdiri dari pengelolaan Pelabuhan sebesar
Rp17,98 miliar dan transportasi sungai, danau, dan penyeberangan sebesar Rp1,39 triliun.
Pemerintah
Selain dukungan berupa memberikan kebijakan pencegahan penyebaran Covid-19, memberi kan
dukungan sebesar
pemerintah juga memberikan dukungan fiskal dengan menyalurkan sebesar Rp203,9 miliar
Rp1,4 triliun
dalam rangka peningkatan Prasarana Bidang Konektivitas Udara di Sumut. Hal ini tentunya terhadap sektor
transportasi
dilakukan agar ekonomi dapat terus bergerak ditengah Pandemi Covid-19.
4.3.5. Tantangan Fiskal pada Sektor Potensial
Kinerja pertumbuhan sektor transportasi dan pergudangan mengalami tren menurun
sejak pandemi Covid-19, terutama pada transportasi darat. Sektor transportasi merupakan
salah satu tantangan perekonomian daerah dalam rangka meningkatkan aktivitas ekonomi
kembali. Ketika konektivitas transportasi efisien, maka akan mempengaruhi peningkatan
produksi dan peningkatan konsumsi rumah tangga, sehingga aktivitas perekonomian dapat
berjalan dengan baik. Aktivitas perekonomian yang baik juga akan meningkatkan daya
saing daerah dan secara langsung dapat meningkatkan minat investor.
62

