Page 83 - KFR Final Tahunan 2021
P. 83

Secara  spesifik  berikut  beberapa  tantangan  yang  dihadapi  dalam  pengembangan
                  sektor transportasi dan pergudangan: (1) Dukungan infrastruktur yang masih terbatas, (2)
                  kurangnya  pengembangan  teknologi  dan  inovasi  mengingat  sektor  ini  pun  berpengaruh

                  terhadap kesehatan lingkungan, (3) kurangnya produktivitas dan kapasitas produksi yang
                  terbatas,  (4)  beban  subsidi  yang  besar  dapat  mengurangi  di  diskresi  pemerintah  untuk
                  melakukan pengembangan transportasi ramah lingkungan.


                  4.3.6. Dukungan Kebijakan dan Stimulus Fiskal Yang Diperlukan
                        Kondisi krisis akibat Covid-19 melanda    Gambar IV.3 Skema pendukung pengembangan
                  seluruh  negara,  khususnya  Sumut,  yang                 infrastruktur transportasi

                  mempengaruhi  seluruh  sektor  kehidupan
                  masyarakat, baik ekonomi hingga kesehatan.

                  Oleh karena itu, perlu dukungan pemerintah
                  dan stimulus fiskal yang pemerintah lakukan
                  yaitu  adanya  harmonisasi  PPnBM  melalui

                  revisi  PP  Nomor  41  tahun  2013.  Dalam
                  Peraturan  Presiden  Nomor  55  Tahun  2019
                                                                  Sumber: Badan Kebijakan Fiskal RI
                  tentang  percepatan  program  kendaraan

                  bermotor  listrik  berbasis  baterai  (battery  electric  vehicle),  memberikan  dukungan  fiskal
                  berupa  insentif  BM,  PPnBM,  BBN  &  PKB,  BMDTP,  Pembiayaan  Ekspor,  infrastruktur
                  SPKLU, R&D, tarif listrik, dan sertifikasi kompetensi.

                        Dalam rangka pengembangan mobil listrik, salah satu komponen penting dari mobil
                  listrik adalah kesiapan infrastruktur kelistrikan. Sebagaimana diketahui, saat ini ketahanan

                  listrik Indonesia masih rendah. Bahkan pemadaman bergilir masih sering terjadi. Sehingga
                  Indonesia masih menghadapi beberapa tantangan terkait ini, seperti persoalan harga, jarak
                  tempuh, infrastruktur charger baterai, dan tahap produksi yang lama.

                  Namun,  program  pemerintah  dalam  hal  pengembangan  sektor  transportasi  dan
                  pergudangan di Sumut dapat berhasil hanya jika setiap kebijakan pemerintah baik pusat

                  maupun daerah dapat terpadu. Pemberian insentif fiskal pada segi pendapatan, belanja K/L
                  maupun pengoptimalan transfer ke daerah oleh Pemerintah daerah, hingga pembiayaan
                  dari  Penyertaan  Modal  Negara  (PMN)  dan  swasta  yang  diarahkan  untuk  pertumbuhan

                  ekonomi dan mendukung berbagai kebijakan pemerintah.










                                                                                                             63
   78   79   80   81   82   83   84   85   86   87   88