Page 80 - KFR Final Tahunan 2021
P. 80
diantara ke-enam sektor potensial. Meski kontribusi yang diberikan tidak begitu besar
terhadap perekonomian, namun sektor ini mengalami perkembangan atau laju
pertumbuhan yang cukup cepat sehingga sangat cocok untuk dikembangkan.
Pengaktifan kembali aktivitas dan mobilitas masyarakat saat pandemi Covid-19
memberikan angin segar terhadap sektor transportasi dan perdagangan di Sumut.
Mengingat luas daratan dan perairan Sumut yang cukup luas, Sumut sangat bergantung
pada transportasi untuk menghubungkan antar wilayah maupun pulau, baik menggunakan
transportasi darat, laut, juga udara. Konektivitas antar wilayah ini menjadi pemicu atau
berdampak terhadap pembangunan sektor-sektor ekonomi lainnya di Sumut.
a) Angkutan Darat
Angkutan Darat di Sumut terdiri dari mobil penumpang, mobil bus, mobil barang, dan
sepeda motor.Dengan persentase jumlah jalan
Grafik IV.6 Komposisi
Kab/kota sebesar 86,16%, jalan provinsi sebesar kendaraan bermotor menurut
jenisnya di Sumut Tahun 2020
7,38%, dan jalan negara sebesar 6,46%, jumlah
62,296
kendaraan bermotor tercatat sebanyak 552.046 1,690
moda transportasi dengan komposisi detail tertera 24,755
pada Grafik IV.6. Berdasarkan komposisinya,
moda transportasi sepeda motor mendominasi di 463,305
Sumut, kemudian diikuti oleh mobil penumpang. Sumber: BPS Sumut, 2021 (diolah)
b) Angkutan Laut
Transportasi darat,
Angkutan laut terdiri dari angkutan sungai, danau, dan penyeberangan. laut, maupun udara
Berdasarkan geografis, wilayah Sumut memiliki lautan terdiri dari 60,12% dari meningkat kan
total luas wilayah Sumut. Tak heran jika mobilitas masyarakat Sumut yang mobilitas masyarakat
Sumut
wilayahnya mencakup kepulauan sangat bergantung pada subsektor ini.
c) Angkutan Udara
Setelah mengalami pemerosotan jumlah penumpang angkutan udara pada tahun
2020 karena munculnya pandemi Covid-19, sampai periode oktober tahun 2021, jumlah
penumpang penerbangan domestic melalui bandara kualanamu mengalami kenaikan
dibanding bulan September tahun 2021 sebesar 43,95%. Di sisi lain, penumpang domestik
yang datang ke Sumatera Utara sampai dengan Oktober 2021 mengalami penurunan
sebesar 3,50%.
Penumpang angkutan udara tujuan luar negeri, baik yang menggunakan
penerbangan nasional maupun asing, secara kumulatif jumlah penumpang tujuan luar
60

