Page 81 - KFR Final Tahunan 2021
P. 81
negeri selama Januari - Oktober 2021 mengalami penurunan 98,35% dibanding periode
yang sama tahun 2020. Sementara itu penumpang angkutan udara yang datang dari luar
negeri turun 89,94% dibanding periode yang sama tahun 2020.Pemicu menurunnya kinerja
transportasi angkutan udara ini adalah dampak dari pandemi Covid-19 yang telah
teridentifikasi pada bulan Maret 2020. Respon masyarakat cukup baik terhadap anjuran
Pemerintah untuk tidak bepergian ke luar kota maupun ke luar negeri demi memutus mata
rantai penyebaran Covid -19.
4.3.2. Kontribusi Sektor Potensial Terhadap Ketenagakerjaan
Sektor Transportasi dan Pergudangan menyerap hingga 4,29% dari total jumlah
penduduk yang bekerja pada tahun 2021. Dibanding periode Februari mengalami
penurunan sebesar 0,29%. Pada tiga
Grafik IV.7 Penyerapan Tenaga Kerja
tahun terakhir, penyerapan tenaga kerja di pada sektor industri pengolahan (%)
4.68 4.72
sektor ini mengalami siklus musiman,
4.32 4.38 4.29
dimana tingkat penyerapan akan 4.24
meningkat pada periode agustus
kemudian menurun kembali di periode Februari Agustus Februari Agustus Februari Agustus
2019 2019 2020 2020 2021 2021 Sektor industri
Februari. Namun berbeda pada tahun mampu
Sumber: BPS Sumut, 2021 (diolah)
2021, justru mengalami penurunan di menyerap 4,29%
tenaga kerja dari
periode Agustus 2021. Penurunan ini tentunya dipengaruhi oleh adanya kebijakan PPKM total penduduk
Level 2 hingga 4 untuk 33 kabupaten/kota. bekerja di Sumut
4.3.3. Kontribusi Sektor Potensial Daerah Terhadap Pendapatan Negara dan Daerah
Total pendapatan perpajakan Sumut pada tahun 2021 yaitu sebesar Rp23,25 triliun
atau 92,22% dari target pajak sebesar Rp25,22 triliun. Pendapatan perpajakan mengalami
kenaikan realisasi dibanding tahun 2020 sebesar 7,42%.
Sektor transportasi dan pergudangan memberikan kontribusi sebesar 4,43% terhadap
total pendapatan perpajakan Sumut. Kontribusi ini mengalami penurunan sebesar 8,38%
dari tahun 2020. Meski memberikan kontribusi yang tidak besar, namun sektor potensial
Sumut lainnya yaitu sektor perdagangan besar dan eceran memberikan kontribusi terbesar
terhadap pendapatan perpajakan Sumut, yaitu sebesar 37,5% dari total perpajakan.
Kontribusi sektor perdagangan besar dan eceran tahun 2021 mengalami kenaikan sebesar
11,44% dibanding tahun 2020. Hal ini menunjukkan sektor potensial Sumut semakin
61

