Page 78 - KFR Final Tahunan 2021
P. 78

1)  Populasi industri pengolahan besar dan sedang masih terkonsentrasi di Kabupaten Deli
                      Serdang, Kota Medan dan Kabupaten Asahan yang sarana dan prasarananya sudah
                      tersedia dalam hal pendistribusian antar pulau maupun pulau lain.

                  2)  Memberikan kontribusi yang kecil terhadap perekonomian Sumut.
                  3)  Masih besarnya ketergantungan terhadap ekspor terkait komoditas perkebunan dan
                      gejala berkurangnya kontribusi lapangan usaha (LU) industri pengolahan (manufaktur)

                      kepada perekonomian..
                  4)  Nilai  tambah  (harga  pasar)  industri  pengolahan  di  Sumut  mengalami  tren  menurun

                      hingga tahun 2018 menandakan minat investor yang semakin menurun.
                  5)  Nilai  ICOR  Sumut  yang  tinggi,  sehingga  sedikit  investor  yang  berminat  untuk
                      berinvestasi pada sektor industri di Sumut.

                  6)  Masih  terbatasnya  kemampuan  fiskal  serta  adanya  tendensi  backloading  dan
                      prosiklikalitas pada pola realisasi belanja daerah.

                  7)  Kualitas SDM yang kurang.

                  4.2.6. Dukungan Kebijakan dan Stimulus Fiskal yang Diperlukan
                        Berdasarkan analisis SWOT, terdapat 4 (empat) strategi yang dapat dilakukan baik
                  pemerintah  pusat  maupun  pemerintah  daerah  dalam  pengembangan  sektor  industri

                  pengolahan. Strategi pertama (S-O) adalah Growth Oriented Strategi, dengan mendukung
                  pengembangan sektor industri baik dari segi sarana dan prasarana maupun ekonomi agar
                  terjadi pertumbuhan yang agresif. Seperti dukungan infrastruktur baik fisik maupun non fisik,

                  peningkatan  hasil  produksi  industri  pengolahan,  mengoptimalkan  penggunaan  anggaran
                  untuk  mengembangkan  sektor  industri  sesuai  dengan  permintaan  pasar  serta  program-

                  program  yang  mendukung  pelaksanaan  ekspor.  Penguatan  infrastruktur  dimaksud,
                  misalnya  terkait  kapasitas  pelabuhan  dan  konektivitas  kawasan  industri,  akan
                  memaksimalkan  upaya  peningkatan  investasi  dan  nilai  tambah  produk  industri  serta

                  melancarkan  proses  distribusi  dan  perdagangannya.  Selain  itu,  khusus  industri
                                                                                                        Dukungan kebijakan
                  pengolahan besar dan sedang sebaiknya perlahan dialihkan ke wilayah yang jauh
                                                                                                        Fiskal yang diperlukan
                  dari pemukiman padat penduduk dan perkantoran pemerintah maupun swasta demi          didasarkan pada analisis
                                                                                                             SWOT
                  terciptanya  kelangsungan sumber daya alam secara berkesinambungan.
                        Strategi  kedua  (S-T)  adalah  mengatur  kembali  prioritas  pengembangan  sektor

                  unggulan sesuai dengan dampak positifnya terhadap perekonomian (seperti peningkatan
                  penerimaan negara, pengurangan tingkat pengangguran, dan indikator ekonomi lainnya).








                                                                                                             58
   73   74   75   76   77   78   79   80   81   82   83