Page 125 - KFR Triwulan II 2024
P. 125

BAB I  |  Analisis Ekonomi   BAB II  |  Analisis Fiskal   BAB III  |  Pengembangan   BAB IV  |  Analisis Tematik  BAB V  |  Kesimpulan dan
    Prolog  Regional  Regional     Ekonomi Daerah                                       Rekomendasi


 c)  pemantauan  dan  evaluasi  aksi  adaptasi  perubahan  iklim  dilaksanakan  dalam  lingkup   b)  Mengajak  seluruh  komponen  bangsa  untuk  melakukan  penanaman  dan  pemeliharaan
 provinsi,  dan  kabupaten/kota  oleh  Gubernur  atau  Bupati/Walikota  sesuai  dengan   pohon secara berkelanjutan untuk mitigasi perubahan iklim dan merehabilitasi hutan dan

 kewenangannya.  Kegiatan  ini  paling  sedikit  dilakukan  untuk  pelaksanaan:  kebijakan   lahan.
 adaptasi  perubahan  iklim;  aksi  adaptasi  perubahan  iklim;  dan  peningkatan  kapasitas   Tujuan Penanaman Satu Milyar Pohon adalah untuk menambah tutupan lahan dan hutan
 sumber daya perubahan iklim.
                guna mencegah longsor dan banjir di musim hujan, menyerap karbon dioksida akibat dari

 Gerakan Penanaman Pohon di Provinsi Sumatera Utara   mitigasi perubahan iklim dan penyediaan bahan baku industri pengolahan kayu, pangan dan
                energi terbarukan.
 Pemerintah melalui Kementerian Kehutanan telah menerbitkan Peraturan Menteri Kehutanan

 Republik Indonesia Nomor P.41/Menhut-II/2013 Tentang Panduan Penanaman Satu Milyar   Provinsi Sumatera Utara juga turut ambil bagian dalam gerakan penanam pohon. Kegiatan ini
 Pohon, yang berisi tentang latar belakang, maksud dan tujuan, dasar pelaksanaan, dan ruang   perlu  dilakukan  secara  masif  dan  menyeluruh,  sehingga  hasilnya  signifikan.  Pj.  Gubernur
 lingkup Penanaman Satu Milyar Pohon.     Sumatera  Utara  Agus  Fatoni  mengajak  seluruh  elemen  masyarakat  untuk  meningkatkan

                kegiatan  penanaman  pohon.  Kegiatan  tersebut  tentu  saja  bertujuan  untuk  memulihkan
 Pemanasan  global  bukan  merupakan  fenomena  alam  semata,  namun  merupakan  akibat
 aktivitas  manusia  yang  tidak  terkendali  yang  menyumbang  emisi  gas  rumah  kaca  (green   kualitas lingkungan, mitigasi perubahan iklim dan rehabilitasi hutan.
 house  glasses)  di  atmosfer  sehingga  menyebabkan  meningkatnya  suhu  bumi.  Dampak   Pada perkembangannya program ini menargetkan penanaman 1 juta pohon di Sumut dengan

 pemanasan global nyata yaitu terganggunya ekosistem, kondisi cuaca ekstrim, terganggunya   menggandeng  Andi  F  Noya  dan  Pricilia  Nasution  yang  merupakan  pemerhati  lingkungan.
 sistem tata air daerah aliran sungai serta ancaman terjadinya bencana alam banjir, tanah   Sejauh ini, Pemprov Sumut telah menanam lebih dari 41 juta pohon di lahan kiritis seluas 74

 longsor dan kekeringan serta terganggunya ketahanan pangan nasional. Salah satu upaya   ribu hektare dan 41 juta pohon di kawasan hutan seluas 72 ribu hektare selama tahun 2023
 yang  diperlukan  efektif  untuk  mitigasi  dampak  pemanasan  global  adalah  aksi  nyata
                Dalam kesempatan yang sama, Pemerhati Lingkungan Andi F Noya yakin melalui kegiatan
 penanaman dan pemeliharaan pohon secara masal yang dilakukan oleh setiap komponen
                yang  dinisiasi  PTPN  IV  menjadi  salah  satu  langkah  untuk  menjaga  dan  memulihkan
 bangsa.
                lingkungan. Bukan hanya PTPN IV, Pj. Gubernur juga berharap adanya keberlanjutan pada
 Presiden Republik Indonesia pada KTT Perubahan Iklim Tahun 2009 di Kopenhagen telah   setiap kegiatan penanaman pohon
 berkomitmen untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 26% dengan upaya sendiri
                Program Kampung Iklim Sumatera Utara
 atau sampai 41% dengan dukungan internasional pada tahun 2020 dalam rangka mitigasi
 perubahan iklim global.   Aksi nyata dalam meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim
                salah satunya dengan program kampung iklim (Proklim). Sesuai dengan Peraturan Menteri
 Pada peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional Tahun 2012
                Negara Lingkungan Hidup Nomor Nomor 19 Tahun 2012 Tentang Program Kampung Iklim
 di  Kawasan  Hutan  Kota  Bandara  Internasional  Soekarno  Hatta,  Cengkareng,  Kota
                disebutkan  bahwa  proklim  adalah  program  berlingkup  nasional  yang  dikelola  oleh
 Tangerang,  Provinsi  Banten,  Presiden  Republik  Indonesia  mengamanatkan  untuk
                Kementerian  Lingkungan  Hidup  dalam  rangka  mendorong  masyarakat  untuk  melakukan
 melanjutkan Penanaman Satu Milyar Pohon pada tahun selanjutnya yang diselenggarakan
                peningkatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi gas
 secara  nasional  dengan  melibatkan  seluruh  komponen  bangsa  dalam  rangka  rehabilitasi
                rumah  kaca  serta  memberikan  penghargaan  terhadap  upaya-upaya  adaptasi  dan  mitigasi
 hutan dan lahan kritis serta antisipasi dampak perubahan iklim global. Penanaman Satu Milyar
                perubahan iklim yang telah dilaksanakan di tingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah.
 Pohon dimaksudkan untuk:
                Pemanasan global memicu terjadinya perubahan iklim yang memberikan pengaruh signifikan
 a)  Sarana  edukasi,  peningkatan  kepedulian,  kemampuan  dan  kemandirian  seluruh
                terhadap kehidupan manusia di muka bumi, termasuk di Indonesia. Perubahan iklim telah
 komponen bangsa akan pentingnya menanam dan memelihara pohon;
                menyebabkan berubahnya pola hujan, naiknya muka air laut, terjadinya badai dan gelombang
                tinggi, serta dampak merugikan lainnya yang mengancam kehidupan masyarakat. Perubahan
                iklim dapat meningkatkan risiko terjadinya bencana terkait iklim seperti:


 124  KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA                                      KAJIAN FISKAL REGIONAL   125

                                                                                    Triwulan II Tahun 2024
   120   121   122   123   124   125   126   127   128   129   130