Page 131 - KFR Triwulan II 2024
P. 131
BAB I | Analisis Ekonomi BAB II | Analisis Fiskal BAB III | Pengembangan BAB IV | Analisis Tematik BAB V | Kesimpulan dan
Prolog Regional Regional Ekonomi Daerah Rekomendasi
a) Identifikasi Sektor Terdampak Perubahan Iklim: bahwa APBD disesuaikan dengan prioritas yang diidentifikasi dalam perencanaan daerah
terkait perubahan iklim.
Berdasarkan penjelasan sebelumnya, sektor-sektor ekonomi yang paling terdampak oleh
perubahan iklim di Sumatera Utara meliputi: c) Ketepatan Sasaran dari Alokasi Anggaran:
- Sektor Pertanian: Perubahan iklim mempengaruhi pola tanam, masa panen, kesuburan - Relevansi dengan Kebutuhan Lokal:
tanah, dan ketersediaan air, yang berdampak langsung pada produktivitas pertanian dan Dari data yang tersedia, tampak bahwa meskipun ada upaya untuk mengalokasikan
ketahanan pangan.
anggaran ke sektor-sektor yang terdampak oleh perubahan iklim, realisasinya masih belum
- Sektor Infrastruktur: Termasuk ketahanan sumber daya air, irigasi, dan konektivitas jalan optimal. Beberapa sektor seperti pertanian dan pengelolaan sumber daya air memang
yang sangat penting untuk mendukung sektor pertanian dan ekonomi secara keseluruhan. mendapatkan perhatian dalam alokasi anggaran, namun pemotongan anggaran yang
signifikan pada tahun 2023 menunjukkan bahwa prioritas ini belum sepenuhnya
- Sektor Perumahan dan Permukiman: Rentan terhadap bencana alam seperti banjir dan
tanah longsor, yang semakin diperburuk oleh perubahan iklim. diterjemahkan dalam alokasi belanja yang konsisten dari tahun ke tahun.
- Pengaruh Terhadap Output:
b) Alokasi Belanja Sesuai Sektor Terdampak:
Output dari program-program terkait perubahan iklim di Sumatera Utara, seperti
- Belanja K/L:
pembangunan infrastruktur irigasi dan rehabilitasi lahan, menunjukkan bahwa ada
Analisis dari tabel anggaran menunjukkan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum dan beberapa capaian yang sesuai dengan target. Namun, penurunan alokasi dan realisasi
Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementerian Pertanian menerima alokasi anggaran anggaran di sektor-sektor kunci pada tahun-tahun berikutnya dapat membatasi efektivitas
terbesar untuk program mitigasi perubahan iklim. Program-program ini fokus pada kebijakan ini dan menimbulkan risiko bahwa kebutuhan sektor-sektor terdampak
ketahanan sumber daya air, pembangunan infrastruktur irigasi, dan rehabilitasi lahan. perubahan iklim tidak sepenuhnya terpenuhi.
Namun, penurunan alokasi anggaran yang signifikan pada tahun 2023 di sektor-sektor ini
Secara keseluruhan, meskipun ada beberapa upaya untuk mengalokasikan anggaran sesuai
mengindikasikan bahwa alokasi belanja belum sepenuhnya konsisten dengan kebutuhan
dengan kebutuhan sektor-sektor yang terdampak perubahan iklim, masih ada kekurangan
sektor terdampak perubahan iklim.
dalam ketepatan sasaran dari alokasi ini. Fluktuasi anggaran, terutama penurunan yang
- Transfer ke Daerah (TKD): signifikan pada tahun 2023, menunjukkan bahwa meskipun identifikasi kebutuhan sektor
Dalam konteks Sumatera Utara, realisasi anggaran yang terkait dengan TKD masih belum terdampak sudah dilakukan, implementasinya dalam bentuk alokasi belanja belum
jelas apakah sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Idealnya, TKD sepenuhnya optimal. Untuk meningkatkan efektivitas kebijakan ini, diperlukan konsistensi
seharusnya disalurkan ke daerah-daerah yang paling rentan terhadap perubahan iklim, dalam alokasi anggaran serta pemantauan yang ketat terhadap realisasinya di sektor-sektor
terutama untuk mendukung program ketahanan pangan, infrastruktur penanggulangan yang paling terdampak oleh perubahan iklim.
bencana, dan pengelolaan sumber daya alam. Namun, data yang tersedia tidak cukup rinci - Realisasi Belanja Perubahan Iklim
untuk memastikan apakah TKD telah dialokasikan secara tepat sasaran.
Untuk menilai apakah belanja yang dialokasikan untuk mitigasi perubahan iklim telah
- Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah: terealisasi dengan baik, kita bisa menganalisis realisasi anggaran berdasarkan data dari
Belanja yang dialokasikan melalui APBD Sumatera Utara juga menunjukkan fokus pada beberapa tahun terakhir. Berikut adalah evaluasi berdasarkan informasi yang tersedia:
sektor-sektor terkait perubahan iklim, seperti perumahan, infrastruktur, dan pengelolaan
sumber daya air. Namun, data realisasi APBD yang lebih rinci, sulit untuk menilai ketepatan
sasaran dari alokasi anggaran ini. Perlu dilakukan analisis lebih lanjut untuk memastikan
130 KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA KAJIAN FISKAL REGIONAL 131
Triwulan II Tahun 2024

