Page 109 - twiv2024
P. 109
BAB 4 | Pengembangan BAB 5 | Analisis BAB 6 | Kesimpulan dan
Ekonomi Daerah Tematik Rekomendasi
Grafik 3.8. Perkembangan PAD Sumatera Utara (dalam miliar rupiah)
Sumber :SIKRI, 2024 (diolah)
cukup membanggakan dibandingkan tahun hanya berkontribusi sebesar 27,5 persen
2023 dan 2022. Realisasi pada tahun 2022 terhadap total pendapatan Sumut. Oleh
sebesar Rp12.300,34 miliar lalu meningkat sebab itu, usaha peningkatan PAD terutama
di tahun 2023 yang mencapai Rp13.432,91 pada komponen Pajak dan Retribusi Daerah
miliar. Hal ini memberikan harapan dan perlu lebih dioptimalkan disebabkan sebesar
motivasi baru untuk Sumut agar terus 85,45 persen kontributor PAD berasal dari
berinovasi terealisasi maksimal pada Pajak Daerah. Peningkatan pajak daerah
beberapa komponen seperti Pajak Daerah, harus terus dilakukan mengingat masih
Retribusi Daerah dan Lain-lain PAD yang banyak potensi-potensi pajak daerah yang
Sah. masih bisa digali oleh pemda. Salah satunya
seperti pajak restoran/rumah makan yang
Pertumbuhan sebesar 25,99 persen dapat sampai sekarang belum memiliki satu sistem
dianggap sebagai pertumbuhan tinggi basis pajak yang cukup kuat. Selain itu,
jika dibandingkan pertumbuhan pada Sumut memiliki banyak sekali objek wisata
tahun 2023 terhadap tahun 2022 yang yang sudah ada maupun yang sedang
hanya mencapai 9,21 persen. Pada tahun dikembangkan diantaranya adalah obyek
2024 komponen pajak daerah mampu wisata Danau Toba, Berastagi, Air Terjun
memberikan kontribusi lebih dalam Sipiso-piso, Pantai Sorake, dan Istana
menunjang peningkatan PAD walaupun hal Maimun.
ini tidak diikuti oleh komponen penyusun
PAD lainnya yang belum maksimal dalam Retribusi daerah juga membutuhkan basis
menunjang peningkatan PAD. Namun hal aplikasi yang dapat terhubung langsung
ini belum cukup, mengingat dimana PAD ke kas daerah guna menertibkan pungli
KAJIAN FISKAL REGIONAL 109
Tahunan 2024

