Page 112 - twiv2024
P. 112
BAB 1 | Analisis Ekonomi BAB 2 | Analisis Ekonomi BAB 3 | Analisis Fiskal
Prolog
Regional Regional Regional
Pendapatan transfer menjadi sumber mengalami pertumbuhan negatif sebesar
pendapatan terbesar bagi Sumut untuk 0,53 persen dibandingkan tahun 2023. Hal
menutupi belanja daerah dengan kontribusi ini berbanding lurus dengan pendapatan
realisasi mencapai 71,00 persen terhadap transfer antar daerah yang berkontribusi
total realisasi Pendapatan. Dalam 3 (tiga) sebesar 5,06 persen terhadap pendapatan
tahun terakhir kontribusi Pendapatan transfer, mengalami pertumbuhan negatif
Transfer terhadap agregat pendapatan 22,56 persen dibandingkan 2023.
berada dalam kisaran >70 persen.
Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah
Hal ini menggambarkan besarnya beban
anggaran bagi pemerintah pusat serta Lain-Lain Pendapatan yang Sah (LLPDyS)
semakin jauhnya penerapan prinsip di Sumut berasal dari Pendapatan Transfer
desentralisasi fiskal dalam hal kemandirian Antar Daerah, Pendapatan Hibah, dan Lain-
daerah. Dari sisi realisasi anggaran, realisasi lain Pendapatan sesuai dengan ketentuan
Pendapatan Transfer mengalami kontraksi Perundang-undangan. LLPDyS memberikan
sebesar 1,94 persen atau Rp822,82 miliar kontribusi 0,12 persen terhadap total
dibanding tahun sebelumnya. Jika melihat pendapatan di Sumut dengan komponen
growth realisasi dari komponen pendapatan penyusun terbesar berasal dari Pendapatan
transfer, komponen pendapatan transfer Hibah sebesar 78,88 persen dan Lain-lain
pemerintah pusat yang berkontribusi sebesar Pendapatan sesuai ketentuan perundang-
94,94 persen terhadap pendapatan transfer undangan sebesar 21,12 persen.
3.2.2. Belanja Daerah
Grafik 3.10. Alokasi dan Realisasi Belanja Daerah (dalam miliar rupiah)
Sumber : SIKRI, 2025 (diolah)
112 KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA

