Page 51 - KFR Triwulan I 2025
P. 51
BAB 3 | Analisis BAB 4 | Kesimpulan dan
Tematik Rekomendasi
pencapaian tujuan nasional. lelang atau tahap pembayaran termin
pertama sehingga belum banyak menyerap
Berdasarkan pagu pada jenis belanja, belanja anggaran belanja modal. Selain itu, beberapa
pemerintah pusat di Sumut Tahun 2025 proyek dari belanja modal dapat mengalami
didominasi oleh belanja pegawai, sampai gagal lelang sehingga proses realisasi
Triwulan I 2025 realisasi tertinggi terdapat anggarannya tertunda, atau bahkan masih
pada belanja pegawai diikuti oleh belanja terdapat beberapa satuan kerja yang belum
Grafik 2.4. Belanja Pemerintah Pusat per Jenis (dalam miliar rupiah)
Sumber : OMSPAN, diolah
barang. Belanja barang mengalami kontraksi memiliki petunjuk teknis di triwulan awal
hingga 66,58% sebagai dampak efisiensi tahun. Disamping itu, masih terdapat alokasi
pagu belanja sesuai dengan Instruksi belanja yang diblokir sehingga belum dapat
Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang direalisasikan secara optimal.
Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN
dan APBD TA 2025. Belanja bantuan sosial merupakan jenis
belanja yang memiliki kinerja pertumbuhan
Belanja modal mengalami perlambatan yang cukup baik mencapai 31,13%.
(yoy) disebabkan berbagai permasalahan Berdasarkan output, realisasi tertinggi
terkait efisiensi anggaran dan lambatnya digunakan untuk Bantuan Sosial untuk
pelaksanaan kontraktual. Sebagian belanja Perlindungan Sosial dalam bentuk uang
modal merupakan belanja kontraktual, sebesar Rp15,84 miliar oleh Kementerian
sehingga pada periode awal tahun biasanya Agama.
masih berada pada tahap pelaksanaan
KAJIAN FISKAL REGIONAL 51
Triwulan I 2025

