Page 55 - KFR Triwulan II 2024
P. 55

BAB I  |  Analisis Ekonomi   BAB II  |  Analisis Fiskal   BAB III  |  Pengembangan   BAB IV  |  Analisis Tematik  BAB V  |  Kesimpulan dan
 Prolog          Ekonomi Daerah                                                         Rekomendasi
 Regional  Regional

 II.1.2.1.3 Belanja Pemerintah Pusat Per Fungsi   membandingkan  dengan  nilai  realisasinya,  sampai  dengan  akhir  triwulan  II  tahun  2024
                meningkat sebesar 13,08 persen atau sebesar Rp2.432,20 miliar dibandingkan periode yang
 Tabel 2.5 Pagu dan Realisasi Belanja per Fungsi
 (dalam miliar rupiah)   sama pada tahun 2023.
 2023   2024
 Belanja Per Fungsi
 Pagu   Realisasi   %   Pagu   Realisasi   %     Grafik 2.5 Perkembangan TKD
 Agama   434,69   200,09  46,03%   446,53   265,78  59,52%   71,28   (dalam miliar rupiah)
 Ekonomi   5.977,28   1.768,72  29,59%   5.706,28   1.602,23  28,08%   16.000,00         80,00
 Kesehatan   1.138,23   383,63  33,70%   1.129,80   509,05  45,06%
 Ketertiban Dan Keamanan   4.330,03   2.021,18  46,68%   4.359,41   2.139,71  49,08%   14.000,00   60,00
 Pariwisata   36,93   17,27  46,75%   40,22   17,13  42,58%   12.000,00  13.655,04  27,98   28,93    40,00
 Pelayanan Umum   43.324,47  19.607,12  45,26%  47.642,78  22.922,89  48,11%   10.000,00
 Pendidikan   4.144,70   1.671,69  40,33%   4.811,82   2.092,12  43,48%   11.901,56      20,00
 Perlindungan Lingkungan Hidup   526,07   176,48  33,55%   485,20   213,25  43,95%   8.000,00  14,73   0,33    -
 Perlindungan Sosial   34,88   14,65  42,00%   34,81   14,66  42,11%   6.000,00
 Pertahanan   3.043,80   1.506,85  49,51%   3.135,56   1.780,91  56,80%   4.000,00      -20,00
 Perumahan Dan Fasilitas Umum   962,78   339,33  35,24%   1.378,09   434,36  31,52%   -47,87

   Sumber: Monev PA, 2024 (diolah)   2.000,00  382,29  654,80  359,24  187,25  3.933,83  3.946,82  1.915,43  2.451,33  101,31  130,61  -40,00
                                0,00                                                    -60,00
 Jika melihat belanja per fungsi, belanja pemerintah pusat terbesar dialokasikan pada fungsi    DBH   DAU   DAK FISIK   DAK NON  DANA DESA  INSENTIF
                                                                FISIK           FISKAL
 pelayanan  umum yang  mencapai  Rp47.642,78  miliar  atau 68,88 persen  dari  total  belanja
                                                   2023     2024       Growth
 pemerintah pusat. Diikuti oleh fungsi ekonomi sebesar Rp5.706,28 miliar atau 8,25 persen,
 dan  fungsi  pendidikan  sebesar  Rp4.811,82  miliar  atau  6,96  persen.  Pemerintah  Melalui   Sumber: OMSPAN dan SIMTRADA, 2024 (diolah)

 Undang-Undang  Nomor  17  Tahun  2023  tentang  Kesehatan,  pemberlakuan  mandatory

 spending pemerintah untuk belanja fungsi kesehatan tidak lagi dikunci sebesar 5 persen dari   II.1.2.2.1 Dana Transfer Umum
 total  belanja  di  luar  gaji.  Untuk  Sumatera  Utara,  fungsi  belanja  Kesehatan  dialokasikan   Pagu Dana Alokasi Umum (DAU) di tahun 2024 sebesar Rp26.068,76 miliar. Jika melihat
 sebesar 1,63 persen. Penyerapan belanja pemerintah pusat untuk fungsi kesehatan sering   pada sisi pagu, DAU mengalami kenaikan sebesar 7,98 persen atau sebesar Rp1.925,48

 mengalami  kendala  terhadap  pelaksanaan  pengadaan  barang  dan  jasa  akibat  alat  yang   miliar dari Rp24.143,28 miliar pada tahun 2023. Sedangkan dari sisi realisasi sampai dengan
 dibutuhkan mengalami kendala Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Produk Dalam   akhir triwulan II tahun 2024 juga turut mengalami kenaikan yang sama seperti pagu yaitu
 Negeri  (PDN)  yang  sesuai  spesifikasi  masih  sulit  didapatkan,  sehingga  mengakibatkan   sebesar 14,73 persen atau Rp1.753,48 miliar dibandingkan periode yang sama pada tahun

 adanya perubahan kontrak di pertengahan waktu pelaksanaan yang berakibat pada rencana   lalu. Dengan realisasi DAU yang dilakukan secara optimal sangat berperan dalam mendorong
 penarikan dana bulanan satuan kerja.    perekonomian dan potensi yang dimiliki oleh daerah. Dana Bagi Hasil (DBH) sampai dengan


 Jika melihat realisasi belanja per fungsi sampai dengan akhir triwulan II tahun 2024, realisasi   akhir triwulan II tahun 2024 mengalami peningkatan dengan nilai realisasi sebesar Rp654,80
 terbesar terdapat pada fungsi pelayanan umum yang mencapai Rp22.922,89 miliar atau 48,11   miliar atau 32,12 persen dari pagu sebesar Rp2.038,81 miliar.
 persen dari pagu. Realisasi ini menyumbang 71,65 persen dari total belanja pemerintah pusat.     II.1.2.2.2 Dana Transfer Khusus


 II.1.2.2 Transfer Ke Daerah (TKD)   Meskipun  mengalami  perlambatan  penyaluran  akibat  terbitnya  petunjuk  teknis  mengenai

 Sampai  dengan  akhir  triwulan  II  tahun  2024,  Transfer  Ke  Daerah  (TKD)  di  Sumut  telah   penyaluran  DAK  Fisik  yang  lambat,  namun  sampai  dengan  akhir  triwulan  II  tahun  2024
 terealisasi  sebesar  Rp21.025,85  miliar  atau  sebesar  47,58  persen  dari  pagu  sebesar   penyaluran DAK Fisik telah terealisasi sebesar Rp187,25 miliar atau 5,43 persen dari pagu

 Rp44.189,78 miliar. Jika melihat pada sisi pagu dibandingkan dengan tahun 2023, nilai pagu   sebesar Rp3.445,41 miliar. Alokasi Dana Alokasi Khusus Nonfisik di Sumut tahun 2024 adalah
 provinsi Sumatera Utara meningkat sebesar 3,11 persen sebesar Rp1.332,63 miliar dan jika   sebesar  Rp7.792,11  miliar  dengan  realisasi  sampai  dengan  akhir  triwulan  II  tahun  2024


 54  KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA                                       KAJIAN FISKAL REGIONAL    55

                                                                                    Triwulan II Tahun 2024
   50   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60