Page 63 - KFR Triwulan II 2024
P. 63

BAB I  |  Analisis Ekonomi   BAB II  |  Analisis Fiskal   BAB III  |  Pengembangan   BAB IV  |  Analisis Tematik  BAB V  |  Kesimpulan dan
 Prolog          Ekonomi Daerah                                                         Rekomendasi
 Regional  Regional

 II.2.1.3 Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah                          Realisasi  Belanja  Modal  Triwulan
                             Grafik 2.9 Belanja Daerah Per Jenis
 Lain-Lain Pendapatan yang Sah (LLPDyS) di Sumut berasal dari Pendapatan Transfer Antar   (dalam miliar rupiah)   II 2024 sebesar Rp1.414,87 miliar
                 50.000,00                                      40,00%  atau    sebesar   13,75    persen
 Daerah, Pendapatan Hibah, dan Lain-lain Pendapatan sesuai dengan ketentuan Perundang-  45.000,00  34,20%  35,00%
 undangan. LLPDyS memberikan kontribusi 0,11 persen terhadap total pendapatan di Sumut   40.000,00  29,73%  30,00%  terhapadap   pagu,   mengalami
 dengan  komponen  penyusun  terbesar  berasal  dari  Lain-lain  Pendapatan  sesuai  dengan   35.000,00  pertumbuhan   sebesar   20,95
                 30.000,00                                      25,00%  persen    dibandingkan    periode
 ketentuan perundang-undangan sebesar 98,87 persen dan Pendapatan Hibah 1,13 persen.   25.000,00  20,00%
                 20.000,00   46.348,62  13,75%                  15,00%  triwulan II 2023.   Realisasi Belanja
 II.2.2 Belanja Daerah    15.000,00           8,48%                     Modal      dipengaruhi     adanya
                 10.000,00                                      10,00%
  Belanja  daerah  Sumut  triwulan  II   5.000,00  15.853,05  10.286,31  1.414,87  444,16  37,68  9.971,04  2.964,04  5,00%  pembangunan  infrastruktur  untuk
 Grafik 2.8 Alokasi dan Realisasi Belanja Daerah
 (dalam miliar rupiah)  2024  terealisasi  mencapai  30,23   0,00  0,00%  penyelenggaraan Pekan Olahraga
                           Belanja  Belanja  Belanja Tidak  Belanja
 80.000,00  30,23%  31,00%  persen  atau  Rp20.269,64  miliar   Operasi  Modal  Terduga  Transfer  Nasional  pada  bulan  September
 70.000,00  30,00%  Sumber : GFS Kanwil DJPB Sumut  2024, (diolah)
 60.000,00  29,00%  dengan pertumbuhan realisasi yang

 50.000,00  28,00%  positif sebesar 19,34 persen secara   2024 dimana Provinsi Sumatera Utara dan Aceh menjadi tuan rumah secara bersama-sama.
 40.000,00  26,54%

 30.000,00  27,00%  y-o-y.  Berdasarkan  tren  realisasi   Realisasi Belanja Transfer Triwulan II 2024 sebesar Rp2.964,04 miliar atau sebesar 29,73
 20.000,00  64.005,51  16.984,60  67.050,12  20.269,64  26,00%
 10.000,00  25,00%  komponen  belanja,  hampir  seluruh   persen terhadap pagu, mengalami peningkatan bila dibandingkan periode triwulan II 2023
 0,00  24,00%  komponen   belanja   mengalami   sebesar 9,46 persen. Peningkatan pada belanja daerah terdapat pada belanja tidak terduga,
 2022  2023
 pertumbuhan  positif  kecuali  belanja   yang  mana  komponen  ini  menampung  pengeluaran  anggaran  atas  beban  APBD  untuk
 Alokasi  Realisasi  % Realisasi

 Sumber : GFS Kanwil DJPB Sumut  2024, (diolah)   keperluan darurat termasuk keperluan mendesak yang tidak dapat diprediksi sebelumnya.
 tidak  terduga  yang  mengalami  pertumbuhan  negatif.    Pertumbuhan  tertinggi  dimiliki  oleh   Pada  tahun  triwulan  II  2024,  belanja  tidak  terduga  mengalami  penurunan  pertumbuhan

 realisasi belanja operasi mencapai 21,60 persen, hal ini disebabkan adanya kenaikan pagu   sebesar 46,25 persen dibandingkan triwulan I tahun 2023. Rendahnya belanja tidak terduga
                ini juga bermakna positif, artinya penganggaran belanja daerah di Sumatera Utara telah baik
 belanja operasi yang signfikan di Tahun 2024.
                dan sesuai dengan penganggaran di awal tahun.
 II.2.2.1 Belanja Daerah berdasarkan Jenis Belanja
                II.2.2.2 Belanja Daerah berdasarkan Fungsi
 Dari keempat komponen, Belanja Daerah masih didominasi oleh  Belanja Operasi dengan

 realisasi mencapai Rp15.835,05 miliar atau sebesar 78,21 persen dari total Belanja Daerah    Berdasarkan klasifikasi belanja per   Grafik 2.10 Belanja Daerah per Fungsi
 di Sumatera Utara. Realisasi Belanja Pegawai masih mendominasi Belanja Operasi dengan   fungsi, realisasi belanja terbesar ada   Pelayanan Umum

 realisasi sebesar Rp10.568,91 miliar atau 66,67 persen terhadap total Belanja Operasi atau   pada  Pelayanan  Umum  sebesar   Pendidikan
 52,14 persen terhadap total Belanja Daerah. Hal ini mengindikasikan bahwa rasio Belanja   Rp6.956,41 miliar atau 34,32 persen   Kesehatan
 Pegawai masih relatif tinggi di Sumatera Utara. Semakin membaiknya kualitas belanja daerah   dari  total  belanja.  Disusul  oleh   8,65%  34,32%  Perumahan dan Fasilitas

 dapat dilihat dari semakin menurunnya porsi belanja pegawai dalam APBD, sehingga belanja   belanja   pendidikan   sebesar   Umum
                                                                                      Ekonomi
 daerah  dapat  dioptimalkan  untuk  mendukung  jenis  belanja  lain  yang  lebih  terkait  dengan   Rp5.853,68 miliar atau 28,88 persen   13,76%  Ketertiban dan
                dan  belanja  Kesehatan  sebesar                                      Keamanan
 pelayanan  publik.  Di  sisi  lain,  Belanja  Bunga  mengalami  pertumbuhan  yang  cukup  tinggi   Lingkungan Hidup
 dengan  realisasi  mencapai  Rp29,28  miliar  atau  42,02  persen  terhadap  pagu,  atau  naik   Rp2.789,17  miliar,  atau  13,76   28,88%  Perlindungan Sosial
 sebesar 32,63 persen dibandingkan periode akhir triwulan II Tahun 2023.   persen.  Besarnya  realisasi  untuk   Pariwisata
                urusan      Pelayanan       Umum             Sumber: SIKRI, 2024 (diolah)
                mengindikasikan pembiayaan pemerintah mulai fokus pada perbaikan sarana dan prasarana
                guna  mendukung  pemulihan  ekonomi.  Tingginya  realisasi  belanja  daerah  pada  fungsi


 62  KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA                                       KAJIAN FISKAL REGIONAL    63

                                                                                    Triwulan II Tahun 2024
   58   59   60   61   62   63   64   65   66   67   68