Page 64 - KFR Triwulan II 2024
P. 64

BAB I  |  Analisis Ekonomi             BAB II  |  Analisis Fiskal                             BAB III  |  Pengembangan         BAB IV  |  Analisis Tematik           BAB V  |  Kesimpulan dan
                 Prolog                                                                                                                 Ekonomi Daerah                                                         Rekomendasi
                                          Regional                               Regional

                pendidikan dan kesehatan dimaknai dengan fokusnya pemerintah daerah di seluruh Provinsi                                pariwisata,  belum  maksimalnya  kondisi  sosial  kemasyarakatan  dan  olahraga,  belum
                Sumatera  Utara  dalam  pelaksanaan  pengembangan  kualitas  sumber  daya  manusia.                                    optimalnya  tata  kelola  pemerintahan  dan  olahraga,  dan  belum  optimalnya  kualitas

                Penguatan  pada  kapasitas  kebutuhan  dasar  masyarakat  diharapkan  dapat  menghasilkan                              infrastruktur.
                sumber  daya  manusia  berkualitas  yang  akan  berdampak  pada  penguatan  target                                     Perumusan  isu  strategis  selain  berdasarkan  pada  permasalahan  pokok  diatas  juga
                pembangunan tahun 2023.
                                                                                                                                       berdasarkan  pada  permasalahan  pembangunan  dalam  RPD  Provinsi  Sumatera  Utara,

                II.2.3 SURPLUS/DEFISIT                                                                                                 permasalahan pembangunan hasil evaluasi RKPD, arah kebijakan RPD dan arah kebijakan
                                                                                                                                       RKP. Maka isu strategis Provinsi Sumatera Utara Tahun 2024 adalah sebagai berikut:
                Pada  periode  triwulan  II  tahun  2024  realisasi  surplus/defisit  Provinsi  Sumut  berada  pada

                angka positif yaitu Rp1.915,97 miliar. Bila dibandingkan dengan periode yang sama pada                                 1.  Optimalisasi Kualitas Sumber Daya Manusia
                tahun 2023, realisasi surplus/defisit pada triwulan II Tahun 2024 berada pada angka positif                                   Sumber Daya Manusia merupakan suatu elemen penting dalam perwujudan Golden
                Rp1.356,55 miliar. Sumut menghasilkan defisit dengan growth positive sebesar 41,24 persen                                 Generation menuju 100 Tahun Indonesia pada tahun 2045. Indonesia akan berada pada

                atau meningkat sebesar Rp559,43 miliar dibandingkan periode triwulan II tahun 2023.                                       fase bonus demografi dimana terjadi peningkatan penduduk sebesar 70 persen pada usia
                                                                                                                                          produktif (16-65 tahun) sementara 30% persen merupakan penduduk yang tidak produktif
                II.2.4 PEMBIAYAAN DAERAH
                                                                                                                                          (usia dibawah 14 tahun dan diatas 65 tahun) pada periode tahun 2020-2045.
                Pembiayaan  Daerah  diperoleh  dari  selisih  antara  Penerimaan  Pembiayaan  dikurangi

                Pengeluaran Pembiayaan. Persentase realisasi Pembiayaan Daerah pada triwulan II tahun                                         Provinsi  Sumatera  Utara  memiliki  jumlah  penduduk  sebesar  14,8  juta  jiwa  (BPS
                2024  sebesar  6,23  persen,  mengalami  penurunan  sebesar  93,20  persen  dibandingkan                                  Provinsi  Sumatera  Utara,  2022).  Sumatera  Utara  menjadi  Provinsi  dengan  jumlah
                                                                                                                                          penduduk keempat tertinggi setelah Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah. Hal ini
                dengan triwulan II tahun 2023. Jika melihat dari komponen penyusun Pembiayaan Daerah
                                                                                                                                          menjadikan Sumatera Utara sebagai penyumbang Sumber Daya Manusia yang produktif
                pada triwulan II tahun 2024, kontributor utama penurunan pertumbuhan pembiayaan berasal
                                                                                                                                          dan  melimpah.  Berdasarkan  data  Badan  Pusat  Statistik  Provinsi  Sumatera  Utara
                dari Penerimaan Pembiayaan yang turun sebesar Rp1.363,53 miliar atau mengalami growth
                                                                                                                                          disebutkan bahwa jumlah penduduk usia kerja di Indonesia pada tahun 2022 mencapai
                negative sebesar 87,27.
                                                                                                                                          sekitar 170,9 juta jiwa dan diperkirakan akan mengalami peningkatan menjadi 187,6 juta
                II.2.5 ISU STRATEGIS PELAKSANAAN APBD                                                                                     jiwa  pada  tahun  2025.  Hal  tersebut  mempunyai  konsekuensi  pada  pentingnya

                Identifikasi  permasalahan  pembangunan  dilakukan  terhadap  seluruh  bidang  urusan                                     peningkatan kualitas sumberdaya manusia yang produktif. Dengan kuantitas penduduk

                penyelenggaraan pemerintahan daerah secara terpisah atau sekaligus terhadap beberapa                                      yang lebih dari cukup, pembangunan yang membentuk human capital (modal manusia)
                urusan. Hal ini bertujuan agar dapat dipetakan berbagai permasalahan yang terkait dengan                                  seharusnya  berjalan  dengan  optimal.  Faktanya,  kuantitas  penduduk  dengan  peringkat

                urusan  yang  menjadi  kewenangan  dan  tanggungjawab  penyelenggaraan  pemerintahan                                      keempat terbesar di Indonesia tidak menjadikan Sumatera Utara berada di jajaran provinsi
                daerah. Oleh karena itu perumusan permasalahan di Provinsi Sumatera Utara dibagi menjadi                                  dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi di Indonesia. Meskipun kuantitas
                dua  yaitu  Perumusan  Permasalahan  untuk  Penentuan  Prioritas  dan  Identifikasi  Masalah                              penduduk  Sumatera  Utara  berada  di  posisi  keempat  tertinggi,  Indeks  Pembangunan

                Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Daerah.                                                                                 Manusia selama 2 tahun terakhir masih berada di bawah rata-rata capaian IPM Nasional.
                                                                                                                                          Pada tahun 2021, IPM Sumatera Utara hanya menempati urutan ke-14 dari 34 provinsi di
                Gambaran  permasalahan  utama  pembangunan  daerah  Provinsi  Sumatera  Utara,  yakni:
                                                                                                                                          Indonsia. Sementara itu, tahun 2022, Sumatera Utara berada pada urutan ke-15.
                “Peningkatan  Kesejahteraan  Masyarakat”.  Indikasi  lebih  lanjut  atas  permasalahan  utama

                dimaksud akan menjadi perhatian penting dalam perumusan kebijakan pembangunan lima                                     2.  Optimalisasi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif
                tahunan yang dijabarkan lebih rinci ke permasalahan pokok Pembangunan Sumatera Utara                                          Penurunan kemiskinan adalah komponen penting dari ekonomi inklusif. Ini melibatkan

                yaitu belum optimalnya kualitas Pendidikan, belum optimalnya derajat kesehatan masyarakat,                                pengurangan  jumlah  orang  yang  hidup  di  bawah  garis  kemiskinan,  serta  peningkatan
                belum  optimalnya  kesempatan  kerja  dan  berusaha  bagi  masyarakat,  belum  optimalnya                                 kualitas hidup mereka melalui akses yang lebih baik ke pendidikan, kesehatan, pekerjaan
                pemanfaatan  daerah  berbasis  agraris,  belum  optimalnya  pemanfaatan  daerah  berbasis


            64     KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA                                                                                                                                                KAJIAN FISKAL REGIONAL    65

                                                                                                                                                                                                           Triwulan II Tahun 2024
   59   60   61   62   63   64   65   66   67   68   69